================================================================================ hukum.live - STATUTORY LAWS & REGULATIONS LOOKUP ================================================================================ INQUIRY / PERTANYAAN: Law No. 13 of 2003 CATEGORY / BIDANG HUKUM: Corporate & Investment TARGET COMPARISON LANGUAGE: Mandarin Chinese (中文) DATE / TANGGAL: 06 November 2026, 00:17 WIB PERMANENT URL: https://hukum.live/laws/lookup/law-no-13-of-2003-2/ ================================================================================ -------------------------------------------------------------------------------- 1. ANALISIS HUKUM & PASAL TERKAIT (BAHASA INDONESIA) -------------------------------------------------------------------------------- ### ANALISIS HUKUM & PASAL TERKAIT (BAHASA INDONESIA) #### 1. Kerangka Perundang-undangan dan Status Keberlakuan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan ("**UU 13/2003**") merupakan pilar utama hukum ketenagakerjaan di Indonesia. Instrumen ini telah mengalami deregulasi dan modifikasi substantif melalui: * **Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023** tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang ("**UU Cipta Kerja / UU 6/2023**"); * **Putusan Mahkamah Konstitusi No. 168/PUU-XXI/2023** (tertanggal 31 Oktober 2024), yang membatalkan dan merevisi sejumlah klaster ketenagakerjaan dalam UU 6/2023 (antara lain terkait skema PKWT, alih daya/outsourcing, upah minimum, dan mekanisme PHK); * **Peraturan Pelaksana Pokok:** * Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja ("**PP 35/2021**"); * Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan jo. Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 ("**PP Pengupahan**"); * Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2021 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing ("**PP 34/2021**"). --- #### 2. Definisi Hukum Pokok (Pasal 1 UU 13/2003) * **Ketenagakerjaan (Pasal 1 angka 1):** Segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan sesudah masa kerja. * **Hubungan Kerja (Pasal 1 angka 15):** Hubungan antara pengusaha dengan pekerja/buruh berdasarkan perjanjian kerja, yang mempunyai unsur: 1. *Pekerjaan* (adanya objek kerja); 2. *Upah* (imbalan kebendaan/keuangan); 3. *Perintah* (kewenangan pengusaha mengarahkan pekerja/asas subordinasi). --- #### 3. Hubungan Kerja dan Perjanjian Kerja Sesuai Pasal 56 UU 13/2003 jo. UU 6/2023 dan PP 35/2021: ##### A. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) * **Karakteristik Pekerjaan (Pasal 59):** Hanya dapat dibuat untuk pekerjaan yang selesai dalam waktu tertentu, musiman, produk baru, atau bukan pekerjaan yang bersifat tetap/terus-menerus. * **Batasan Durasi (Pasca Putusan MK No. 168/PUU-XXI/2023):** Jangka waktu PKWT (termasuk perpanjangannya) dikembalikan pada asas pembatasan maksimal 5 (lima) tahun, serta tidak boleh dipersamakan dengan pekerjaan tetap. * **Kewajiban Kompensasi PKWT (Pasal 61A UU 6/2023 jo. Pasal 15–17 PP 35/2021):** Pengusaha wajib memberikan uang kompensasi kepada pekerja PKWT yang masa kerjanya minimal 1 (satu) bulan berturut-turut, dengan rumus: $$\text{Uang Kompensasi} = \frac{\text{Masa Kerja (Bulan)}}{12} \times 1 \text{ Bulan Upah}$$ ##### B. Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) * Berlaku untuk pekerjaan yang bersifat tetap. * Dapat mensyaratkan masa percobaan (*probation*) paling lama 3 (tiga) bulan, di mana pengusaha dilarang membayar upah di bawah ketentuan upah minimum (Pasal 60 UU 13/2003). --- #### 4. Waktu Kerja, Istirahat, dan Lembur (Pasal 77 & 78 jo. PP 35/2021) * **Skema Waktu Kerja Normal:** * 7 (tujuh) jam per hari dan 40 (empat puluh) jam per minggu untuk 6 (enam) hari kerja/minggu; atau * 8 (delapan) jam per hari dan 40 (empat puluh) jam per minggu untuk 5 (lima) hari kerja/minggu. * **Kerja Lembur:** Maksimal 4 (empat) jam per hari dan 18 (delapan belas) jam per minggu (tidak termasuk lembur pada hari istirahat mingguan/hari libur resmi). Wajib mendapatkan persetujuan tertulis dari pekerja dan upah lembur wajib dihitung sesuai ketentuan Pasal 31–34 PP 35/2021. --- #### 5. Pengupahan (Pasal 88 UU 13/2003 jo. UU 6/2023 & Putusan MK No. 168/2023) * Penetapan Upah Minimum (Provinsi/Kabupaten/Kota) ditujukan sebagai jaring pengaman (*safety net*) bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun. * Perusahaan wajib menyusun dan menerapkan **Struktur dan Skala Upah** (Pasal 92 UU 13/2003) dengan memperhatikan produktivitas, golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan, dan kompetensi. --- #### 6. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Hak Pasca-Kerja Berdasarkan Bab XII UU 13/2003, Pasal 37–59 PP 35/2021, dan Putusan MK No. 168/PUU-XXI/2023: * **Asas Pencegahan PHK:** Segala upaya wajib dilakukan oleh pengusaha, serikat pekerja, dan pemerintah untuk mencegah PHK (Pasal 151 ayat (1)). * **Komponen Kompensasi PHK (Pasal 156 UU 13/2003 jo. PP 35/2021):** 1. **Uang Pesangon (UP):** Dihitung berdasarkan masa kerja (skala 1 bulan upah untuk masa kerja < 1 tahun, bertingkat hingga 9 bulan upah untuk masa kerja 8 tahun atau lebih). 2. **Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK):** Berlaku bagi masa kerja minimal 3 tahun (dimulai dari 2 bulan upah hingga maksimal 10 bulan upah untuk masa kerja 24 tahun ke atas). 3. **Uang Penggantian Hak (UPH):** Meliputi cuti tahunan yang belum gugur dan belum diambil, ongkos pulang ke domisili asal, dan hal-hal lain yang ditetapkan dalam Perjanjian Kerja (PK), Peraturan Perusahaan (PP), atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB). --- #### 7. Panduan Kepatuhan Praktis Perusahaan (Corporate Compliance) 1. **Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan (WLKP):** Melaporkan data ketenagakerjaan secara daring setiap tahun sesuai amanat UU No. 7 Tahun 1981. 2. **Peraturan Perusahaan (PP) / PKB:** Perusahaan dengan minimal 10 (sepuluh) orang pekerja wajib mengesahkan PP kepada Kementerian Ketenagakerjaan/Disnaker setempat (Pasal 108 UU 13/2003). 3. **Jaminan Sosial Ketenagakerjaan & Kesehatan:** Wajib mendaftarkan seluruh pekerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan (JKK, JKM, JHT, JP, JKP) dan BPJS Kesehatan berdasarkan UU No. 24 Tahun 2011. --- -------------------------------------------------------------------------------- 2. PARALLEL STATUTORY ANALYSIS & TRANSLATION (MANDARIN CHINESE (中文)) -------------------------------------------------------------------------------- ### LEGAL ANALYSIS & STATUTORY PROVISIONS (MANDARIN CHINESE (中文)) #### 1. 法律框架与法律效力地位 2003年第13号关于劳工之法律(通常称为“**《2003年第13号劳工法》**”)是印度尼西亚劳动用工制度的核心支柱。该法案经历了一系列重大改革与修订: * **2023年第6号法律**(确立关于《创造就业法》之2022年第2号政府紧急条例为正式法律,以下简称“**《创造就业法/第6/2023号法律》**”); * **印尼宪法法院第168/PUU-XXI/2023号判决**(2024年10月31日生效):对《创造就业法》中的劳动用工条款作出重大司法修正(涉及固定期限劳动合同、劳务外包、最低工资标准测算机制及解除劳动关系程序等); * **主要执行性法规(配套政府条例):** * 关于固定期限劳动合同、外包、工作时间与休息时间及解除劳动关系的2021年第35号政府条例(“**PP 35/2021**”); * 关于薪酬制度的2021年第36号政府条例,并由2023年第51号政府条例修订(“**PP Pengupahan / 薪酬条例**”); * 关于使用外籍劳工的2021年第34号政府条例(“**PP 34/2021 / 外劳条例**”)。 --- #### 2. 核心法定定义(《第13/2003号法律》第1条) * **劳工/用工事项(第1条第1款):** 指与劳动者在工作前、工作期间及工作结束后所发生的一切相关事务。 * **劳动关系(第1条第15款):** 指雇主与劳动者/雇员之间基于劳动合同建立的关系,必须同时具备以下三要素: 1. *工作内容(Pekerjaan)*:存在明确的劳动履行标的; 2. *劳动报酬/工资(Upah)*:金钱或物质补偿; 3. *指挥从属关系(Perintah)*:雇主具有指挥、监督及制定规章的管理权(隶属性原则)。 --- #### 3. 劳动关系建立与劳动合同类别 依据《第13/2003号法律》第56条连同《第6/2023号法律》及第35/2021号政府条例(PP 35/2021): ##### A. 固定期限劳动合同(PKWT) * **工作性质限制(第59条):** 仅适用于临时性、季节性、阶段性完工、新产品研发测试或非永久性/非持续性生产经营活动。 * **期限限制(宪法法院第168/PUU-XXI/2023号判决重申):** PKWT的总期限(含展期)恢复严格法定上限限制(原则上最长累计不得超过5年),严禁将本属于永久性性质的岗位套用固定期限合同。 * **合同到期法定补偿金(第6/2023号法律第61A条连同PP 35/2021第15–17条):** 连续工作满1个月以上的PKWT雇员,合同到期终止或解除时,雇主必须依法支付补偿金(Uang Kompensasi PKWT),计算公式为: $$\text{法定补偿金} = \frac{\text{实际在职月数}}{12} \times 1 \text{ 个月工资}$$ ##### B. 无固定期限劳动合同(PKWTT) * 适用于日常性、长期性及核心运营类工作。 * 可约定不超过3个月的试用期(Probation)。在试用期内,雇主向劳动者支付的工资严禁低于法定最低工资(第60条)。 --- #### 4. 工作时间、休息休假与加班(第77、78条及PP 35/2021) * **法定标准工作制:** * 每周工作6天的体制:每日工作不超过7小时,每周不超过40小时;或 * 每周工作5天的体制:每日工作不超过8小时,每周不超过40小时。 * **加班时间法定上限:** 每个工作日加班不得超过4小时,每周累计加班不得超过18小时(不包含法定休假日及公休日的加班工时)。加班必须取得员工书面同意,并按PP 35/2021第31–34条法定的累进费率支付加班费。 --- #### 5. 薪资与报酬机制(第88条及宪法法院第168/2023号判决) * **最低工资(省/市/县级最低工资 UMP/UMK):** 仅作为工作年限不足1年员工的基本保障底线(安全网机制)。 * **薪酬结构与薪级表(Struktur dan Skala Upah - 第92条):** 所有用人单位必须建立并向全员公示薪级架构表,综合考量职务级别、岗位职责、工龄、学历及专业技能胜任力。 --- #### 6. 解除劳动关系(PHK)与法定经济补偿 根据《第13/2003号法律》第XII章、PP 35/2021第37–59条以及宪法法院第168/PUU-XXI/2023号判决: * **防止解雇原则:** 雇主、工会及政府各方必须竭尽一切可能避免解除劳动关系(第151条第1款);发生争议须履行法定协商与仲裁程序。 * **法定离职补偿三大构成要件(第156条连同PP 35/2021):** 1. **遣散费 / 辞退补偿金(Uang Pesangon - UP):** 根据员工服务年限计算(未满1年折算1个月工资,逐级递增,满8年及以上最高为9个月工资基数)。 2. **工龄奖金 / 长期服务奖励金(Uang Penghargaan Masa Kerja - UPMK):** 服务满3年及以上享有(由2个月工资基数起算,服务满24年及以上最高达10个月工资)。 3. **权益补偿金(Uang Penggantian Hak - UPH):** 包括未休满或未失效的法定带薪年休假折算补偿、返回原籍的搬迁交通费用,以及劳动合同、企业规章(PP)或集体劳动合同(PKB)明确约定的其他权益。 --- #### 7. 企业实务合规要点指南(Corporate Compliance) 1. **劳动用工网上强制申报(WLKP):** 依据1981年第7号法律,企业须每年通过劳工部线上系统进行企业劳动用工状况申报。 2. **企业规章(Peraturan Perusahaan - PP)与集体协议(PKB):** 雇佣员工达10人及以上的企业,必须制定《企业规章制度》并在属地劳工局(Disnaker)完成审查与合法登记备案(第108条)。 3. **法定社会保险强制参保(BPJS):** 依据2011年第24号法律,用人单位必须为全体员工缴纳印尼劳工社保(BPJS Ketenagakerjaan,含工伤、身故、养老储蓄、退休金、失业救济)与国民健康医疗保险(BPJS Kesehatan)。 ================================================================================ Disclaimer: Generated by hukum.live for educational and statutory guidance purposes. ================================================================================