Hukum Korporasi, Investasi & M&A
Comparison: Bahasa Indonesia & Mandarin Chinese (中文)
06 Nov 2026, 18:36 WIB
Pasal 1365 KUHPdt
双语对照语言:
Mandarin (中文)
Direct URL:
https://hukum.live/laws/lookup/pasal-1365-kuhpdt-2/
Parallel Side-by-Side Analysis
🇮🇩
Bahasa Indonesia (Hukum Nasional)
Rujukan Pasal & Analisis Yuridis Resmi
### ANALISIS HUKUM & PASAL TERKAIT (BAHASA INDONESIA)
#### 1. Kutipan Statuter
** Kitab Undang-Undang Hukum Perdata ( / *Burgerlijk Wetboek*):**
> *"Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut."*
#### 2. Unsur-Unsur Yuridis Perbuatan Melawan Hukum (PMH)
Berdasarkan doktrin hukum perdata dan yurisprudensi tetap (termasuk perluasan makna *onrechtmatige daad* pasca-putusan *Hoge Raad* 31 Januari 1919 / *Lindenbaum v. Cohen* yang diadopsi dalam sistem hukum Indonesia), suatu tuntutan berdasarkan harus memenuhi 5 (lima) unsur kumulatif:
1. **Adanya Suatu Perbuatan (*Daad*):** Tindakan aktif (berbuat sesuatu) maupun pasif (kelalaian, tidak berbuat sesuatu yang seharusnya dilakukan menurut hukum).
2. **Perbuatan Tersebut Melawan Hukum (*Onrechtmatig*):** Tidak hanya sebatas melanggar undang-undang tertulis, melainkan mencakup:
- Melanggar hak subjektif orang lain;
- Bertentangan dengan kewajiban hukum pelaku;
- Bertentangan dengan kesusilaan (*goede zeden*); atau
- Bertentangan dengan asas kepatutan, ketelitian, serta kehati-hatian yang seharusnya dimiliki seseorang dalam pergaulan masyarakat.
3. **Adanya Kesalahan (*Schuld*):** Dapat berupa kesengajaan (*opzet*) maupun kealpaan/kelalaian (*nalatigheid/culpa*). menegaskan bahwa seseorang bertanggung jawab tidak hanya atas kerugian akibat perbuatannya, tetapi juga atas kelalaiannya.
4. **Adanya Kerugian (*Schade*):** Kerugian yang timbul harus nyata, mencakup:
- Kerugian materiil (kerugian finansial riil, biaya perbaikan, serta kehilangan keuntungan yang diharapkan/*winstderving*); dan/atau
- Kerugian immateriil/moril (penderitaan, reputasi, tekanan psikologis).
5. **Hubungan Kausalitas antara Perbuatan dan Kerugian (*Causal Verband*):** Kerugian tersebut harus merupakan akibat langsung dari perbuatan melawan hukum yang dilakukan (menganut teori *adequat* atau *conditio sine qua non* yang dibatasi).
#### 3. Hak dan Kewajiban Para Pihak
* **Hak Penggugat (Pihak yang Dirugikan):**
- Menuntut ganti kerugian penuh (*schadevergoeding*) yang mencakup biaya, kerugian, dan bunga ( s.d. secara mutatis mutandis).
- Memohon putusan serta-merta (*uitvoerbaar bij voorraad*) atau sita jaminan (*conservatoir beslag*) atas aset tergugat untuk menjamin pembayaran ganti rugi.
* **Kewajiban Tergugat (Pelaku PMH):**
- Membayar ganti rugi yang diputus oleh pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
- Memulihkan keadaan ke posisi semula (*restitutio in integrum*) apabila dimungkinkan dan diperintahkan pengadilan.
* **Beban Pembuktian (*Bewijslast*):**
- Sesuai (*Actori incumbit probatio*), beban pembuktian atas pemenuhan seluruh 5 unsur kumulatif berada pada Penggugat.
#### 4. Panduan Kepatuhan & Mitigasi Risiko Praktis
* **Pencegahan Korporasi:** Perusahaan wajib menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) internal, tata kelola kepatuhan (*compliance audit*), dan klausul ganti rugi (*indemnity clause*) dalam kontrak pihak ketiga guna memitigasi risiko tanggung jawab perdata perwakilan (*vicarious liability* ).
* **Strategi Litigasi:** Jika mengajukan gugatan PMH, pastikan kerugian materiil didukung dengan bukti faktur, audit akuntan independen, atau bukti pembayaran riil. Hindari mencampuradukkan dalil Wanprestasi () dan PMH () dalam satu posita gugatan tanpa pemisahan dasar hukum yang tegas (*obscuur libel*).
---
🇨🇳
中文对照与法定条款解读 (Mandarin Chinese)
Parallel Comparative Translation & Compliance Notes
### LEGAL ANALYSIS & STATUTORY PROVISIONS (MANDARIN CHINESE (中文))
#### 1. 法定条文援引
**《印度尼西亚民法典》( / *Burgerlijk Wetboek*)第1365条:**
> *“任何因过错侵害他人权益并造成损害的违法行为,侵权行为人均负有赔偿该项损失的义务。”*
#### 2. 侵权行为(PMH)的法定构成要件
依据印尼民法学理及既定司法判例(包括印尼司法系统所承袭的荷兰最高法院1919年1月31日*Lindenbaum诉Cohen案*对“违法行为”[*onrechtmatige daad*]的广义解释),提起第1365条项下的侵权之诉,必须同时满足以下5项累积要件:
1. **存在作为或不作为(*Daad*):** 包括积极的行为(违规行动)以及消极的作为义务违反(过失、不履行法定作为义务)。
2. **行为具有违法性(*Onrechtmatig*):** 违法性不仅限于违反成文法律法规,还涵盖:
- 侵害他人的民事主体法定权利;
- 违反侵权人自身应承担的法定义务;
- 违背公序良俗(*goede zeden*);或
- 违背社会生活中应尽的审慎、勤勉及合理注意义务。
3. **主观过错(*Schuld*):** 包括故意(*opzet*)和过失/疏忽(*nalatigheid/culpa*)。《民法典》第1366条进一步明确,行为人不仅对故意行为承担责任,还应对因疏忽或缺乏谨慎所造成的损害承担责任。
4. **存在损害事实(*Schade*):** 损害必须真实、确凿,包含:
- 物质损害(直接财产损失、修复费用以及可得利益损失/*winstderving*);及/或
- 非物质/精神损害(商誉减损、人身痛苦、精神损害赔偿)。
5. **因果关系(*Causal Verband*):** 违法行为与所遭受的损害之间必须具备直接的引起与被引起关系(印尼司法通常采纳“相当因果关系说”或受限的“必要条件说”)。
#### 3. 当事人的权利与义务
* **原告(受损害方)的权利:**
- 主张全额损害赔偿(*schadevergoeding*),涵盖实际损失、相关费用及法定利息(准用《民法典》第1243条至第1252条关于赔偿的原则)。
- 向法院申请先行判决执行(*uitvoerbaar bij voorraad*)或诉讼保全查封(*conservatoir beslag*),以确保判决赔偿金额的执行实现。
* **被告(侵权行为人)的义务:**
- 严格履行已生效终审判决所确定的损害赔偿金给付义务。
- 在可能且经法院指令的情况下,承担恢复原状(*restitutio in integrum*)的法律责任。
* **举证责任分配(*Bewijslast*):**
- 根据《民法典》第1865条关于“谁主张、谁举证”(*Actori incumbit probatio*)的原则,证明上述5项法定要件全部成立的举证责任完全由原告承担。
#### 4. 合规指导与实务诉讼策略
* **企业防范措施:** 商业机构应建立健全内部合规审计与标准作业程序(SOP),在商业合同中严密设置责任免责与追偿条款(*indemnity clause*),以防范因雇员或代理人职务行为引发的替代侵权责任风险(基于《民法典》第1367条之规定)。
* **诉讼实务要点:** 提起第1365条诉讼时,物质损害部分必须提供完备的财务发票、专业审计报告或真实支付凭证进行固定。严禁在同一诉讼请求中将“违约”()与“侵权”()的诉讼标的混为一谈,否则极易导致诉状被法院以“诉求不明/相互矛盾”(*obscuur libel*)为由驳回起诉。